Read high dc voltage with arduino



Seperti yang kita ketahui, bahwa port pada board arduino hanya dapat membaca nilai dc maksimal 5 Volt, jika lebih dari itu maka dampaknya akan berbahaya terhadap board arduino kita. tetapi ada beberapa kasus yang mengharuskan board arduino kita bisa membaca nilai voltase yang tinggi, dan ini tentunya menjadi permasalahan tersendiri bagi orang yang belum mengenal banyak tentang elektro.

Sebelumnya saya pernah membahas mengenai rumus pembagi tegangan dengan resistor dan dalam artikel ini saya akan membahas penerapannya, yaitu membaca voltase yang tinggi dengan board arduino melalui resistor ini. rangkaian untuk resistornya, dapat dilihat pada gambar berikut


dari simulasi diatas, tegangan input 24 volt dapat kita rubah menjadi 1.43 volt dengan rangkaian resistor yang disusun secara seri, rangkaian diatas dapat dijelaskan dengan rumus 

Vout = Vin / (R1 + R2)

Dimana 

  • Vout adalah tegangan output
  • Vin adalah tegangan input
  • R1 adalah resistor pertama (dalam satuan KOhm) apabila menggunakan resistor dibawah 1K maka dibagi 1000
  • R2 adalah resistor kedua (dalam satuan KOhm) apabila menggunakan resistor dibawah 1K maka dibagi 1000
dari persamaan diatas, maka Vout didapatkan dari 24 / (20 + 1) = 1,142857143 
kemudian untuk pembacaan di mikrokontroller, maka hasil Vout nya dikalikan kembali dengan R1+R2.
Berikur adalah contoh program sederhananya

***catatan***

Hal yang perlu diingat adalah, resistor mempunyai batasan arus tertentu. Dipasaran sendiri, resistor yang dijual umumnya dapat menghandle arus 35.3 mA sampai 70 mA, sehingga perhatikan juga arus nya. apabila arusnya tinggi, maka tambahkan resistor secara pararel misalnya seperti gambar berikut


kemudian pastikan juga output positif nya dihubungkan ditengah-tengah resistor


Comments